Senin, 25 Mei 2009

Kata Pengantar



“Malu bertanya sesat dijalan”


Itulah pepatah yang saya gunakan untuk dalam membuat blog ini, Alhamdullillah setelah saya bertanya kesana kemari dari timur ke barat dari selatan ke utara dari musim duren sampai musim rambutan (kaya’ lagu aja) akhirnya saya bisa membuat blog ini.
Tujuan saya membuat blog ini adalah ingin mengenalkan kegiatan olahraga di SMA Negeri 1 Balung khususnya di cabang sepak bola dan futsal, selain itu juga untuk meningkatkan kemampuan saya di bidang ICT. Sesuai dengan anjuran Bapak Kepala Sekolah Drs. Suparno, M.Si bahwa SMA Negeri 1 Balung akan menjadi Sekolah Standart Nasional (SNN) sehingga untuk mencapai tujuan tersebut salah satunya guru harus bisa mengoperasikan komputer.
Dan tak lupa saya ucapkan terima kasih kapada semua pihak yang telah membantu, saya sadari bahwa masih banyak kekurangan. Untuk itu mohon masukannya demi sempurnanya blog ini.

Jumat, 22 Mei 2009

SEJARAH SEPAK BOLA DAN FUTSAL


SEJARAH SEPAK BOLA


Sepakbola merupakan olahraga yang dikenal sejak ribuah tahun yang lalu. Bukti ilmiah yang bisa didapat adalah adanya permainan semacam sepak bola di negeri Cina. Kala itu, dinasti Han melatih tentara menggunakan "tsuchu" untuk latihan fisiknya : yaitu latihan menendang bola kulit memasukan ke dalam jaring kecil yang diikatkan pada batang-batang bambu panjang. Pemain membidikan bola ke dalam jaring kecil menggunakan kaki, dada, punggung, serta bahu sambil berusaha menahan serangan dari lawan.
blank_page Di Jepang dikenal pula permainan semacam "tsu-chu" sekitar 500 - 600 tahun kemudian, meskipun tidak kompetitif seperti di Cina. Di Yunani juga mengenal olahraga pra sepak bola yang bernama "episkyros", juga di Romawi orang mengenal permainan "harpastum" yaitu permainan dengan bola berukuran kecil. Pemainnya dibagi dalam dua kelompok yang saling berhadapan di dalam lapangan berbentuk segi empat yang dibatasi oleh garis serta terdapat garis tengah. Tujuannya adalah menggiring bola hingga melewati garis batas lawan, dengan langkah dan terkadang melakukannya dengan segala tipu muslihat.

Ada dugaan bahwa orang-orang Romawi membawa permainan itu ke Inggris. Tapi masih disangsikan apakah Harpastum merupakan pendahulu sepakb bola yang sekarang dikenal ini, sebab penduduk Celtic di Cronwall sudah mengenal permainan yang serupa yang disebut "hurling". Waktu itu jelas belum ada peraturan yang baku. Orang boleh main tanpa jumlah yang pasti dan tidak saja kaki tetapi tanganpun boleh main. Boleh menendang tulang kering serta membawa lari bola.

Banyak teori tentang siap yang mula-mula melaksanakan permainan sepak bola ini. Tetapi yang pasti, Inggrislah yang mulai menyempurnakan sehingga perkembangannya halus seperti sekarang ini. Prakarsanya di mulai pada tahun 1963, ketika sebelas perkumpulan di London mengadakan pertemuan untuk menjernikan kekacauan dengan membuat serangkaian peraturan fundamental untuk mengatur pertandingan-pertandingan selanjutnya. Dan pada tanggal 26 Oktober lahirlah Football Association yang pertama. Buntut dari pertemuan itu adalah keluarnya kelompok Rugby dalam rapat karena menolak peraturan yang melarang penginjakan, penendangan tulang kering dan melarikan/membawa bola. Akhirnya pada tanggal 8 Desember 1863, Rugby resmi mengurdurkan diri dan keduanya berjalan sendiri-sendiri.

Kesempurnaan bermain bolan makin mendekati terutama setelah enam tahun Football Association berjalan. Adanya klausul yang melarang setiap pemegangan bolan (bukan hanya melarikan). Dan delapan tahun kemudian anggotanya sudah berjumlah 50 perkumpulan. Dan kompetisi sepak bola yang pertama dimulai di negara Inggris. Pertumbuhan sepak bola melaju terus di seantero jagat. Bahkan tahun 1879 sudah mengenal langkah-langkah sepakbola profesional di Darwin, yaitu dua pemainnya John Love dan Fergus Suter dilaporkan sebagai orang-orang pertama yang menerima bayaran dari bakatnya bermain sepakbola.

Setelah Football Association, segera menyulus di Nederland, the Scottisch FA (1873), The TA of Wales (1875), dan The Irish FA di Belfast, Selandia Baru (1891), Argentina (1893), Chili (1895), Swiss dan Belgia (1895) Italia (1898), Jerman dan Uruguay (1900), Hongaria (1901), dan Finlandia pada tahun 1907.

Pada tahun 1907, berdirilah Federasi sepakbola dunia (FIFA) di Paris. Pelopornya adalah Perancis, Denmark, Nederland, Spanyol, Swedia dan Swiss. Dari tujuh anggota berkembang menjadi 36 pada tahun 1925 dan setelah diselingi Perang Dunia II, perebutan Piala Dunia II sudah diikuti oleh 73 anggota. Dan pada saat ini FIFA mempunyai anggota sebanyak 146.300.000 klub. Diantara sekian banyak klub, 200.000 di antaranya berada di Eropa dengan sekitar 680.000 tim dan 22 juta pemain yang aktif.


SEJARAH FUTSAL

Kata Futsal berasal dari bahasa Spanyol, yaitu Futbol (sepak bola) dan Sala (ruangan), yang jika digabung artinya menjadi “Sepak Bola dalam Ruangan”.

Menurut FIFA, asal Mula Futsal ini mulai pada tahun 1930 di Montevideo, Uruguay. Pertama Futsal ini diperkenalkan oleh Juan Carlos Ceriani, seorang pelatih sepak bola asal Argentina. Hujan yang sering mengguyur Montevideo membuatnya kesal, karena rencana yang Ia susun jadi berantakan karena lapangan yang tergenang air. Lalu Ceriani memindahkan latihan ke dalam ruangan. Pertama Ia tetap menggunakan jumlah pemain 11 orang, namun karena lapangan yang sempit, Ia memutuskan untuk mengurangi jumlah pemain menjadi 5 orang tiap tim, termasuk penjaga gawang.

Ternyata latihan didalam ruangan itu sangatlah efektif dan atraktif. Sehingga mampu menarik minat banyak masyarakat Montevideo. Lalu banyak penggemar bola di kota itu yang mencoba permainan baru ini, dan jadilah Futsal olahraga yang digandrungi masyarakat luas.

sejarah Futsal versi FIFA ini tidak bisa diterima begitu saja, ada beberapa negara yang mengklaim bahwa Futsal berasal dari negara mereka masing-masing.

Kanada dan Brazil termasuk negara yang mengklaim bahwa Futsal berasal dari negara mereka. Mereka menentang keras sejarah Futsal versi FIFA ini. Brazil mengklaim bahwa saat yang bersamaan dengan munculnya cerita Ceriani, pemain bola di Brazil sudah melakukan hal yang sama, namun di Brazil tidak menggunakan aturan baku, artinya aturan tiap daerah berbeda-beda.

Futsal berkembang sangat pesat di Brazil, lalu pada tahun 1936 dibuatlah kesepakatan dan penetapan aturan main futsal. Pada masa itu, peraturan futsal juga tidak banyak bedanya dengan peraturan futsal saat ini. Dengan adanya peraturan ini, futsal semakin berkembang dan digemari di Amerika Latin, bahkan ke seluruh dunia.

Di Italia, futsal mulai dikenal pada tahun 1950an. Futsal di Italia diperkenalkan oleh pemain-pemain sepak bola impor dari Amerika latin yang bermain di Seri A (Liga Italia). Di saat senggang, pemain-pemain itu bermain futsal. Dan futsal semakin dekenal dan digemari di Italia.

Beda halnya dengan di Inggris. Di Inggris pemain-pemain sepak bola sering melakukan latih tanding enam lawan enam di lapangan rumput. Futsal juga terkenal di Inggris, hingga suatu saat diselenggarakan turnamen futsal yang disponsori oleh London Express, salah satu harian terkemuka di London.

Sedangkan di Spanyol, perkembangan futsal jauh lebih cepat. Hal ini bisa terjadi karena budaya dan gaya bermain bola di Spanyol sangat mirip dengan budaya Amerika Latin.

Pada 1965 kompetisi internasional Futsal digelar untuk pertama kalinya, dengan Paraguay menjadi juara pertama. Lalu pada tahun-tahun berikutnya hingga tahun 1979 Brazil merajai kompetisi ini. Brazil juga memenangi piala Pan Amerika untuk kali pertama di tahun 1980 dan 1984.

Di tahun 1974 diadakan pertemuan perwakilan futsal dari berbagai negara. Pertemuan di Sao Paulo itu menggagas dibentuknya FIFUSA (The Federacao Internationale de Futebol de Salao / Federasi Futsal AS)sebagai organisasi resmi yang mewadahi futsal. FIFUSA saat itu menunjuk Joao Havelange sebagai ketua umum. Setelah eksisnya FIFUSA ini futsal semakin cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Kejuaraan dunia futsal pertama diselenggarakan oleh FIFUSA pada 1982 di Sao Paulo Brazil. Pada even edisi perdana ini Brazil keluar sebagai juara.

Tiga tahun berikutnya, even yang sama digelar di Spanyol. Ini adalah kali pertama even tiga tahunan ini dihelat di benua Eropa, dan lagi-lagi Brazil keluar sebagai juara. Dan pada 1988 Brazil berhasil dikalahkan oleh Paraguay di Australia.

Setelah beberapa tahun eksis, Futsal semakin terorganisir, dan FIFA pun tertarik. Karena bagaimanapun juga futsal turut memajukan industri sepakbola internasional. Pada 1989 FIFA secara resmi memasukkan futsal sebagai salah satu bagian dari sepakbola, dan FIFA juga mengambil alih penyelenggaraan kejuaraan dunia futsal.

Piala dunia futsal edisi FIFA yang pertama digelar di Belanda pada 1989 dan yang kedua digelar di Hong Kong di tahun 1992, dengan Brazil sebagai juara di kedua edisi ini.

Dengan adanya beberapa pertimbangan, akhirnya FIFA mengubah jadwal piala dunia Futsal ini menjadi empat tahun sekali.

Jumat, 12 Desember 2008

profil
Sejarah SMA Negeri 1 Balung




SMA Negeri Balung adalah sekolah Unit Gedung Baru (UGB) yang dibuka pada tahun 1997. SMA NEGERI BALUNG berlokasi di Desa Balugkulon Kecamatan Balung, Kabupaten Jember suatu lokasi yang agak jauh dari sarana transportasi. Pada mulanya SMA NEGERI BALUNG ini adalah Sekolah UGB yang menjadi binaan SMA Negeri Rambipuji yang saat itu Kepala Sekolahnya Drs. SAHUDI, M.Pd. Pada tahun pertama SMA NEGERI BALUNG menerima siswa sebanyak 4 Rombel. Dalam proses pembelajarannya Kepala SMA Negeri Rambipuji sebagai pembina menunjuk Drs. SUPARNO, M.Si, WAKAKUR SMA Negeri Rambipuji sebagai pelaksana harian di SMA NEGERI BALUNG. Pada akhir semester pertama, tahun pertama, telah hadir seorang Kepala Sekolah definitif bernama Drs. SARBINI yang ditugaskan untuk menjadi Kepala sekolah di SMA NEGERI BALUNG. Mengingat sampai akhir semester genap tahun pertama itu kondisi Sarana dan Prasarana tidak ada penambahan termasuk Ruang Teori yang hanya 4 ruang kelas, maka pada tahun ajaran 1998 – 1999, SMA NEGERI BALUNG hanya menerima siswa baru sebanyak 3 Rombel dan itupun harus masuk sore hari. Sampai pada tahun keempat baru ada tambahan RKB sebanyak 4 ruang kelas, sehingga jumlah ruang kelas semuanya berjumlah 8 ruang kelas dengan jumlah rombel 9 rombongan belajar. Untuk dapat masuk pagi semua terpaksa satu rombel menggunakan ruang Laboratorium IPA yang memang belum dimanfaatkan sebagaimana fungsinya karena belum ada satupun alat-alat lab. IPA yang tersedia. Kondisi ini berjalan sampai tahun ajaran 2003/2004, pada tahun ajaran 2004/2005 terjadi mutasi Kepala Sekolah di lingkungan SMA Negeri di Kabupaten Jember. Kepala SMA NEGERI BALUNG Drs. SARBINI di gantikan oleh Drs. SUPARNO, M.Si.

Mengingat jumlah pendaftar murid baru yang selalu meningkat maka pada tahun 2004/2005 SMA Negeri Balung menambah Pagu PSB dari 3 Rombel menjadi 4 Rombel (mampu menampung 40% dari jumlah pendaftar).

Untuk pemenuhan kebutuhan ruang teori, sekolah setiap tahun mengajukan tambahan ruang kelas baru pada pemerintah dan dana sharing dari Komite Sekolah hingga akhirnya pada tahun 2007/2008 jumlah ruang teori berjumlah 12 ruang untuk 12 rombel. Pada tahun ajaran 2008/2009 sekolah berupaya untuk bisa menampung pendaftar yang lebih banyak lagi dengan menambah Pagu PSB dari 4 Rombel menjadi 5 Rombel. Untuk kebutuhan ruang teori sekolah berusaha untuk mendapatkan bantuan tambahan ruang teori dari pemerintah melalui BLOCK GRAND.

Untuk mengikuti perkembangan Tekhnologi dan meningkatkan kualitas pembelajaran SMA Negeri Balung di bawah kepemimpinan Drs. SUPARNO, M.Si sebagai Kepala Sekolah dan dukungan penuh dari Komite Sekolah, maka SMA NEGERI BALUNG mencari trobosan untuk mendapat bantuan dari pusat hingga akhirnya pada tahun 2005/2006 SMA NEGERI BALUNG mendapatkan Bantuan Laboratorium Komputer Multimedia dengan jumlah komputer 21 unit lengkap dengan peralatannya (1 ruang). Selanjutnya pada tahun 2007/2008 dapat bantuan laboratorium multimedia dengan peralatannya. Dan pada tahun 2007/2008 juga telah dibangun dengan biaya Swadaya Sekolah (komite sekolah) Ruang Internet lengkap dengan jaringan dan peralatannya serta ruang keterampilan dengan peralatannya, Mulai tahun ajaran 2008/2009 SMA NEGERI BALUNG telah di tunjuk sebagai Sekolah Rintisan SSN.

Dalam perjalanan 4 tahun terakhir SMA NEGERI BALUNG telah menunjukkan prestasinya baik di bidang akademis maupun non akademis. Sebagai sekolah pinggiran prestasi ini cukup membanggakan, Dalam bidang akademis selama 4 tahun berturut-turut SMA NEGERI BALUNG dapat lulus UAN 100% dan selalu masuk peringkat 10 besar hasil UAN SMA Sekabupaten Jember.

Dalam bidang Non Akademis bidang seni, SMA NEGERI BALUNG pada tahun 2003 telah mendapat prestasi sebagai 10 besar penyaji terbaik ekskul Teater dalam rangka Pekan Seni Pelajar Tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2007 juga mejadi juara I Festival Teater Pelajar Sejatim dan Bali. Pada tahun 2009 SMA NEGERI BALUNG juga meraih prestasi sebagai peserta terbaik Festival Karya Seni Geguritan Pitutur Budi Pekerti Tingkat Provinsi Jawa Timur yang di laksanakan pada tanggal 10 – 12 Maret 2009 di Surabaya.

Di samping prestasi di bidang Ekskul Seni, di bidang Ekskul KKI juga sering meraih prestasi di tingkat Provinsi, dan tingkat Nasional.

Demikian sejarah singkat SMA NEGERI BALUNG yang bisa saya sampaikan ada kurang dan lebihnya saya mohon maaf.



Kepala Sekolah

Drs. Suparno, M.Si.

visi & misi
Visi SMA Negeri 1 Balung

Mendidik siswa bermutu, beriman berdaya guna dan bahagia dengan mengedepankan pendidikan seirama dengan kebutuhan masyarakat.

Misi SMA Negeri 1 Balung

1. Terlaksananya pembelajaran yang efektif dan efisien secara kontinue
2. Mendorong dan membantu siswa mengenali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal
3. Terwujudnya management partisipatif, transparan dan akuntabel dalam pengelolaan pembelajaran
4. Terwujudnya siswa yang ber IMTAQ dan menguasai IPTEK serta pengembangan kreativitas siswa dalam kegiatan intra maupun ekstra kurikuler
5. terwujudnya pengembangan wawasan guru dan karyawan dalam mengikuti kemajuan IPTEK
6. Mengembangkan sikap hidup mandiri demi kebutuhan kehidupannya dimasa yang akan datang
7. Terwujudnya kesejahteraan lahir batin bagi warga sekolah
8. Terwujudnya hubungan yang harmonis antara sesama warga sekolah

Minggu, 09 November 2008

KUNCI MEMBUAT TIM SEPAK BOLA YANG KUAT



KUNCI MEMBUAT TIM SEPAK BOLA YANG KUAT
Kunci pertama adalah kerja keras dan militansi. Ingat-ingatlah bahwa tim yang skillful bisa kalah oleh tim yang ngoyo. Sebaliknya, tim yang diatas kertas dinyatakan lebih unggul bisa kalah jika ia bermain tanpa daya juang.
Kunci kedua: tidak ada prestasi tanpa berlatih. Practice makes perfect! Itulah mengapa tim-tim besar yang sudah kesohor sekalipun masih saja terus berlatih. Meski pemain-pemainnya sudah hebat kemampuannya, terus berlatih adalah hal mutlak yang tidak bisa ditinggalkan. Itu pulalah yang menjadi alasan mengapa pemain profesional yang sering mangkir latihan pasti tidak akan dimasukkan dalam squad inti sebuah tim.
Kunci ketiga: percayalah kepada diri sendiri (self confidence). Percayalah, kemampuan dan keterampilan akan berkurang dan bahkan hilang ketika kepercayaan diri telah hilang. Sebaliknya, performa akan memuncak ketika kepercayaan diri juga memuncak.
Kunci keempat, disamping kita percaya kepada diri sendiri, kita juga harus memberikan kepercayaan kepada teman-teman kita. Jangan pernah bersikap pilih kasih.
Kelima, Anda harus bekerjasama dan tidak boleh egois. Sepakbola adalah olahraga tim. Kekuatannya akan hilang jika orang-orang yang ada dalam tim bermain sendiri-sendiri, meski bersama-sama

SMABA SOCCER

Liga Pelajar 2009










Sabtu, 08 November 2008

SMABA FUTSAL